Kemarin, saat blogwalking mengenai Pesta Blogger 2008, saya mampir ke blog Intelijen Indonesia (Blog I-I). Saya surprised ketika membaca di Special Link-nya tercantum “Bahtiar HS” dan bertaut ke alamat blog saya di Multiply. Ha? Darimana pengelola Blog I-I tahu blog saya — yang bukan siapa-siapa — ini? Apalagi saya tak ada kaitannya dengan dunia intelijen atau kontraintelijen di Indonesia (tapi ya mana ada intel ngaku?)

Di Special Link tersebut tertaut banyak blog tokoh-tokoh kesohor seperti: Gus Dur, Priyadi’s Place, A Fatih Syuhud Weblog, Perspektif Wimar, Sarwono Kusumaatmaja, Juwono Sudarsono, Budi Raharjo, dan lainnya. Disamping tentu saja blog-blog yang cukup ’seram’ berkaitan dengan dunia intelijen, seperti: gerakan bawah tanah, Indcoup, indonesian circle, counter terrorism blog, dan sebagainya.

Hanya membayangkan saja, jika suatu saat pengelola Blog I-I ditangkap aparat karena isinya memang berkaitan dengan ‘rahasia’ intelijen yang dibuka untuk umum, boleh jadi blog-blog yang bertaut dengannya akan dimintai keterangan. Apalagi menurut sebuah riset, jumlah blogger yang akan ditangkap tahun 2008 akan meningkat dibanding 2007 (37 orang) dan 2006 (10 orang). Rata-rata mereka menghuni hotel prodeo selama 15 bulan penjara.

Tetapi, saya cukup tenang dan tak risau, karena 2 hal:

  1. Masih ada tokoh-tokoh lebih kesohor yang pasti akan diciduk duluan daripada saya yang-bukan-siapa-siapa. Saya paling dipanggil paling buncit, setelah beliau-beliau itu dimasukkan kurungan. Lumayan kan satu sel dengan Gus Dur, Pak Sarwono, Pak Juwono atau Pak Wimar? Bisa berguru pada beliau-beliau. He he
  2. Pak Nuh sudah menjamin tidak akan ada penangkapan blogger di Indonesia hanya karena apa yang mereka tulis, sebagaimana terjadi di Singapura atau Malaysia. Kurang kerjaan, kata Menkominfo itu.

Jadi, easy going saja. Bahkan mungkin bisa meningkatkan trafik blog saya yang sederhana ini. Ya nggak?

***

Keterangan.
Gambar: snapshot Blog I-I.

Bookmark and Share