Pengumuman PropertyKita.com BC 2009Setelah serangkaian mozaik kemarin, akhirnya saya datang juga ke acara pengumuman PropertyKita.com Blogging Competition 2009 pada 23 Oktober malam itu. Setelah menyusuri Jalan Aditiawarwan dari ujung ke ujung dengan bantuan GPS, akhirnya Es Teler 77 itu pun dapat saya temukan. Saya harus berterima kasih kepada Ardi yang telah menemani saya keblasuk-blasuk menemukan venue di belantara Kebayoran Baru Jaksel itu, disamping kerelaannya mengambilkan gambar-gambar (saya) selama acara.

Setelah sambutan dari direktur PropertyKita.com, acara diisi dengan presentasi tentang investasi di bidang property oleh Pietra Sarosa RFA, MSM. Ia adalah financial consultant dari Sarosa Consulting. Pietra mengajak 50an peserta yang hadir malam itu untuk berbincang bagaimana memilih rumah idaman dihubungkan dengan financial planning. Saya kira ia berbicara pada tataran praktis, mudah dicerna, dan memang dibutuhkan informasinya oleh banyak orang. Tetapi buat saya, apa yang ia terangkan sudah pernah saya lewati pada saat membeli rumah, yang ceritanya saya ikutkan PropertyKita.com BC 2009 ini. Satu yang saya catat: “Jangan membeli rumah yang bukan untuk tempat tinggal dengan cara tunai.” Dengan kata lain, jika bisa kredit, mengapa harus tunai? Saya kira trend di dunia property memang demikian. Bagaimanapun, kenaikan harga property masih lebih tinggi daripada bunga atau margin KPR di bank.

Akhirnya, sesi yang ditunggu-tunggu tiba. Pengumuman pemenang PropertyKita.com BC 2009. Mula-mula disebut Dekry Hartana. Lalu Angeline Anthony. Saya masih menahan napas. Lalu, Bahtiar HS. Dan di sinilah harapan saya harus berakhir. Kemudian dipanggil Chubbs dan Djghina. Dan pemenang utama malam itu adalah Eka Situmorang. Pemenang utama mendapatkan hadiah 5 juta rupiah dan saya serta keempat kawan pemenang pendukung yang lain 1 juta rupiah, berikut goodies bag. Susunan lengkapnya sudah diumumkan panitia PropertyKita.com di blognya.

Alhamdulillah. Bagaimanapun, mengungguli 215 peserta lain, meski bukan nomor wahid, sudah merupakan prestasi yang luar biasa buat saya. Dan membaca tulisan Eka, si pemenang utama, memang harus saya akui banyak kekurangan pada tulisan saya; terutama kesesuaian dengan tema. Tulisan Eka lebih membumi dan menyentuh sisi-sisi kemanusiaan.

Sebenarnya saya pengin ketemu Ndoro Kakung malam itu; selain sebagai juri, juga sebagai dedengkot blogger pada Pesta Blogger, yang saya ingin kenalan lebih dekat dengannya. Sayangnya, yang bersangkutan sedang ada acara di tempat lain. Saya hanya ketemu dengan Satya Witoelar yang mewakili juri malam itu.

OK. Saya ucapkan selamat kepada para pemenang. Diantaranya Eka Situmorang dan Dekry “Pakde” Haryana sudah menulis laporan pandangan matanya di blog masing-masing. Terima kasih juga kepada PropertyKita.com yang telah memberikan kesempatan kepada para blogger berkiprah dalam menyalurkan kemampuan menulisnya. Semoga ke depan lebih baik lagi — Saya usul, jika ada lomba lagi, hadiah utamanya sebuah “kunci rumah”, sesuai dengan core business PropertyKita.com. He he maunya!

***

Keterangan.
Sumber gambar: istimewa, koleksi pribadi.

Bookmark and Share