Jakarta, 24 Oktober 2009. Pukul 08.50 WIB.

Saya telah salah kira terlambat datang di gedung SMESCO Building Gatot Soebroto ini. Ternyata tidak. Bahkan jikalau ada kontes 100 peserta pertama yang datang lebih dulu pada kopi darat akbar para blogger Indonesia, Pesta Blogger 2009 ini, maka saya yakin menjadi salah satunya. Inilah karya perdana saya — dengan mengenakan kaos “I am a famous blogger!” yang saya dapatkan semalam — di pintu masuk acara setelah registrasi dan mendapat goodies bag dari panitia.

Mejeng di stage PB09

Lalu saya masuk ke arena exhibition dan celingukan karena nggak ada teman. Menengok stand buku-buku, mendaftar sebagai MyNokia member, mencobai Windows 7 yang baru, mengisi questionnaire di stand Kedubes Amerika — sponsor utama Pesta Blogger 2009 — demi mendapatkan goodies bagnya yang lumayan berat (berisi buku-buku propaganda Amerika: segala tentang Amerika dan juga buku tebal tentang Islam dari sudut pandang Amerika), mengupdate status fesbuk di stand Acer. Di sinilah saya baru disapa seseorang. Prihardadi. Juara pertama Speedy Blogging Competition 2008 yang lalu. Rupanya dia masih ingat saya, meski baru sekali ketemu di Meet & Greet 0.2 SBC di Cafe Comic Tebet Raya Jaksel hampir setahun yang lalu.

Sempat menyapa Enda Nasution sih, tapi saya maklum sebagai dedengkot PB2009 beliau pastinya sedang supersibuk sehingga hanya menjawab sapaan saya dengan senyuman dua detik untuk kemudian berlalu. Lalu saya masuk ke hall yang masih lumayan sepi. Untunglah tatapan mata saya menemukan teman satu lagi. Kakak angkatan di TC ITS (kini Teknik Informatika). Mas Broto Winarno dari GMF. Dari beliaulah saya mendengar rumor akan adanya gempa yang mengancam Jakarta tanggal 24 Oktober hari itu berkekuatan hingga 8.8 skala Richter! Tapi dari beliau jugalah saya mendapat tawaran proyek oursource dari perusahaannya yang mulai emoh mengerjakan sendiri sistem internalnya (aku tunggu Cak!). Sayang hasil jepretan auto-shutter camdig saya tak begitu bagus menggambarkan suasana saat itu.

Saya dan Mas Broto

Lalu terjadilah kehebohan itu. Tifatul Sembiring, yang Presiden PKS dan baru beberapa hari menjabat Menkominfo datang, lalu memberi sambutan pembuka Pesta Blogger 2009 ini. Bagai artis dadakan, ia lalu dikerubuti peserta PB2009 dan para jurnalis untuk mengambil gambarnya. Ia mengaku “Seorang blogger yang jadi Menkominfo” diiringi tepuk-tangan hadirin. Juga seorang twitter. Kehebohan berikutnya terjadi ketika beberapa kali pria kelahiran Bukittinggi, 28 September 1961, itu melantunkan pantun. Satu diantaranya, “”Siapa berkata kasar, banyak orang menjadi gusar. Siapa berkata lembut, banyak orang menjadi pengikut.” Lalu ia mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang telah mengkritiknya selama ini, diiringi tawa dan tepuk-sorak hadirin.

Dan kehebohan berikutnya adalah ketika Menkominfo menyapa pengawal pribadinya yang menggunakan rompi antipeluru seperti RoboCop dengan bersenjata lengkap. Lihatlah bagaimana akrabnya mereka.

Tifatul dan kehebohan itu

Diskusi dengan Ibu PritaAcara pun berlanjut dengan sambutan Iman Brontoseno selaku ketua panitia. Lalu diskusi dengan bloggers yang hadir tak kurang dari 1200 orang. Surprised ketika panitia juga menghadirkan Prita Mulyasari yang kita semua tahu kasus yang telah menimpanya. Hanya saja sesi wawancara dengan Ibu Prita kurang tergarap dengan baik sehingga berjalan normatif saja.

Istirahat, sholat, makan. Dan break-out session. Tak kurang ada 5 forum. Saya, seperti PB2008 yang lalu, ikut kelasnya Mas Nukman Luthfi dari Virtual Marketing. Saya suka caranya berbicara, terus terang saja, yang tak berubah juga hingga setahun berselang. Meski tetap ganteng seperti pengakuannya selalu, tetapi saya perhatikan rambutnya mulai banyak memutih. Ada apa, Mas?

Dan inilah yang membuat saya ngiler. Acara penutup adalah pembagian hadiah-hadiah berbagai lomba. Diantaranya lomba writing competition (juara pertama HP Blackberry!) dan lomba XL Blog Award (10 kategori, masing-masing mendapat netbook Acer dan uang 1 juta rupiah). Yang membuat saya menyesali diri adalah bahwa saya tahu adanya kedua lomba yang sebenarnya bisa saya ikuti itu setelah pendaftaran sebagai peserta ternyata sudah ditutup. Hingga doorprise berpuluh modem XL, HP Nokia E-Series dan ditutup netbook Acer pun tak ada panggilan buat saya.

Tetapi tentu saja saya datang bukan sekedar untuk mengejar dunia itu semua (halah!). Bisa berkumpul dengan sesama blogger se-nusantara, menjalin silaturahmi dengan mereka, dan membangun spirit yang sama sesuai dengan motto PB2009 “One Nation One Spirit” buat saya lebih dari segalanya. Saya tentu bangga menjadi bagian atau saksi dari PB2009 ini.

Any way, selamat untuk semua blogger Indonesia! Selamat merayakan Hari Blogger Indonesia, 27 Oktober 2009.

***

Keterangan.
Sumber gambar: koleksi pribadi.

Bookmark and Share