ifinance, islamic finance blogMungkin Lukie Damayanti, sahabat saya sebangku kuliah di Informatika ITS yang kini nungguin sumur minyak Caltex di Duri, Riau, akan kaget membaca posting ini. Lebih tepatnya: surprised. “Masya Allah! Ini blog kamu yang ke berapa, Cak?” Saya rasa ia akan bertanya seperti ini, sebagaimana pertanyaan yang sama ia ajukan ketika saya mempublikasikan blog Rumah Konten pada akhir 2008 yang lalu.

Kawan,
Tahukah Anda bahwa seorang penulis — termasuk blogger — baik laki-laki maupun perempuan memiliki kecenderungan yang sama untuk mudah hamil atau mengandung bayi, hampir setiap saat. Bahkan ia bisa hamil kembar dua, tiga, atau bahkan lebih dalam satu waktu yang berbarengan sekaligus. Hanya saja yang ia kandung bukan bayi sungguhan, melainkan ‘bayi ide’. Ide sebuah tulisan.

Maka demikianlah. Setiap jabang bayi itu akan lahir dengan caranya sendiri. Ada yang lahir seketika tanpa menunggu hari. Tetapi ada pula yang kerasan bersemayam dalam kandungan, berhari, berminggu, bahkan berbulan. Ada yang lahir sempurna, ada pula yang prematur atau punya kekurangan di sana-sini. Tetapi yang pasti, menurut pengalaman, tidak ada bayi yang tidak lahir. Seiring datangnya hari-hari ia akan membesar dan terus membesar. Ketika cukup masa, bayi itu sendirilah yang akan mendesak-desak, menendang-nendang, dan menembus gua garba untuk segera melihat dunia. Segala upaya untuk menahannya adalah percuma, bahkan sakit dan sakitlah yang akan kita terima.

Begitulah i.finance ini lahir. Ia telah saya kandung berbilang masa. Ia telah saya tahan-tahan begitu rupa. Tetapi, ia punya caranya sendiri untuk lahir yang saya tidak bisa mencegahnya.

Seperti iWriter yang khusus berceloteh tentang dunia menulis yang islami, blog baru dengan desain magazine dari Arthemia WP Theme ini berisikan khusus segala hal-ihwal tentang i.finance. Islamic Finance. Keuangan islam; ataupun ekonomi Islam secara umum. Ide ini sudah lama dan semakin menguat ketika saya diberikan kesempatan mendapatkan beasiswa untuk mengikuti kuliah pada program CIFP (Chartered Islamic Finance Professional) yang diselenggarakan oleh INCEIF (The International Centre for Education of Islamic Finance) Malaysia yang bekerjasama dengan Departemen Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga Surabaya sejak September 2009 yang lalu.

Blog ini boleh dibilang wahana saya menulis kembali apa yang saya dapat dari kuliah itu dan (juga) di luar kuliah, agar tetap ingat dan melekat. Disamping itu, ketika tulisan itu dipublish di i.finance, maka orang lain, termasuk Anda, bisa membacanya pula. Niatnya cuma satu: turut serta mensyiarkan arti penting islamic finance sebagai solusi mengatasi carut-marut dunia perekonomian modern saat ini. Terbukti oleh waktu, dari hari ke hari perkembangan islamic finance kian pesat, tahan dari terpaan krisis ketika sistem keuangan lain babak-belur. Kasus krisis ekonomi 1998 dan 2008 agaknya bisa menjadi contoh dan bukti nyata.

Wa bil khusus, i.finance saya launching bertepatan dengan batas akhir pengiriman naskah iB Blogger Competition di Kompasiana, yakni lomba menulis di blog berkaitan dengan iB (baca: ai-Bi); islamic Banking. Batas waktu gelombang II adalah hari ini, 31 Oktober 2009. Posting saya tersebut bisa dibaca pula di i.finance di bagian ini. Silakan teman-teman memberikan respon dan comment di kedua tempat untuk menambah semarak diskusi mengenai posting itu.

Semoga terbitnya i.finance ini menjadi bagian dari kewajiban da’wah saya dengan cara dan sedikit kemampuan yang Allah berikan pada saya dalam dunia tulis-menulis ini. Semoga Allah menguatkan saya untuk membuat blog ini hidup penuh kebaikan, sebagaimana juga iWriter dan khususnya http://bahtiarhs.net sebagai domain utama. Kiranya hanya kepada Allahlah saya bermohon keridhaan-Nya. Amin.

Tentu saja, saya mohon dukungan Anda semua. Terima kasih.

***

Bookmark and Share