Ada yang layak saya syukuri membuka cakrawala 2010 ini.

Ternyata Lomba KISAH 2009 yang sempat saya ikuti beberapa bulan yang lalu sudah ada pengumuman pemenangnya. Dan inilah yang saya syukuri. Jika sebelumnya sudah masuk 20 finalis, maka kini saya tak termasuk salah seorang pemenang utamanya. Bahkan 10 besar pun tidak.

Alhamdulillah. Jika pada akhir 2009 mendapatkan kegembiraan-kegembiraan, maka saya bersyukur ketika di awal tahun baru ini (1431 H/2010 M) saya diberikan starting-point yang bagus. Saya ditempatkan pada anak tangga bawah. Itu berarti, tantangan ke depan, di hari-hari mendatang, masih menjelang. Butuh perjuangan keras. Ini jauh lebih baik ketimbang berawal di anak tangga atas. Khalifah Umar bin Khattab rodhiyallohu ‘anhu justru terlihat gundah ketika pasukan Islam suatu ketika berhasil menaklukkan berbagai negeri dan memboyong harta ghanimah yang banyak ke Madinah. Kata beliau, dalam bahasa saya, “Jika sesuatu sudah mencapai puncak, maka tak ada lagi yang akan terjadi padanya kecuali penurunan.”

Inilah sementara yang bisa saya tuliskan pada posting membuka tahun baru ini. Serasa begitu lama menghilang. Rindu menulis. Rindu menyapa Anda semua. Tetapi apa daya. Tangan saya cuma dua. Waktu cuma 24 jam sehari. Seperti kata Sayid Qutb, “Kewajiban yang harus kita selesaikan jauh lebih banyak daripada waktu yang kita miliki.”

Sedikit kata, semoga cukup mengobati. Kita berharap, Allah subhanahu wata’ala senantiasa memberikan kita semangat untuk berprestasi, lebih baik dari hari-hari kemarin. Amin.

Sudahkah Anda menebarkan satu hikmah saja hari ini?
Bahtiar HS

Bookmark and Share