About

Bahtiar HS, dilahirkan di kota reog Ponorogo pada Mei 1971. Ia adalah Corporate Secretary, anggota Board of Director (BOD) Infoglobal Group, sebuah perusahaan penyedia solusi di bidang teknologi informasi (IT) berpusat di Surabaya. Ia memang jebolan dari Teknik Informatika ITS Surabaya tahun 1997. Profil lengkapnya bisa dilihat di linkedin.

Di sela-sela kesibukannya, ia sempatkan untuk menulis banyak hal dalam rangka mengikat makna apa-apa yang ia ‘baca’, termasuk menghidupkan blog pribadinya ini, selain di multiply. Ia menganggap, ilmu adalah “mutiara yang hilang” dari kaum muslimin. Ia ingin menjadi bagian dari mereka yang memburu mutiara yang hilang itu.

Ia suka menulis hal-hal yang kontemplatif dan inspiratif. Lahirlah dari tangannya tulisan-tulisan semacam Oase Iman di portal eramuslim maupun Napak Tilas di majalah al-Mu’tashim — dimana ia menjadi pemimpin redaksinya.

Ia pernah menjadi pemenang dengan penghargaan khusus LMCPI Annida ke-IV. Ia juga pernah menjadi Juara Harapan III Lomba Penulisan Cerita Fiksi Keagamaan Depag RI tahun 2002. Pada awal 2009, ia menjadi pemenang kategori Breakthru (berdasarkan orisinalitas ide) dalam Speedy Blogging Competition 2008, yakni perlombaan menulis di blog dengan tema tertentu yang diselenggarakan oleh Telkom Speedy. Dan pada Oktober 2009 yang lalu, sehari menjelang Pesta Blogger 2009, ia menjadi pemenang pendukung pada PropertyKita.com Blogging Competition 2009. Dan menutup tahun 2009, ia menjadi pemenang finalis lomba menulis tentang Perbankan Islam pada iB Blogging Competition 2009 yang diselenggarakan iB Blogger Zone Kompasiana.

Beberapa cerpen atau feature-nya pernah terselip di antologi Suatu Petang di Kafe Kuningan (FBA Press, 2001), Merah di Jenin (FBA Press, 2002), Cahaya di Lorong Purnama (Asy-Syamil, 2002) dan Matahari Tak Pernah Sendiri (LPPH, 2004). Buku perdananya terbit pada pertengahan 2008 berjudul Jejak-jejak Surga Sang Nabi, berbasis tarikh Rasulullah Saw. (Lingkar Pena Publishing House, Jakarta, 2009). Pada Mei 2009, salah satu tulisannya di Oase Iman dimuat dalam antologi Oase Iman: Menembus Batas Logika (Eramuslim Global Media, Jakarta, 2009). Dan Juli 2010 yang lalu, buku keduanya, 20 Tahun Mencari Keadilan, sebuah kumpulan tulisan Oase Iman, telah terbit (Inti Medina, Jakarta, 2010). Lihat halaman Portfolio untuk lebih detilnya.

Ia sempat menjadi editor beberapa buku, antara lain: Roman Percintaan Para Nabi (Bina Ilmu, 2007), Al-Kayyis: Insan Berkecerdasan Hati (JDA Press, 2007), Anak Cerdas Anak Mulia Anak Indah (Arga Publishing, 2008), Panduan Singkat Haji Tamattu’ (Nashiril Haq, 2008), Meniti Jalan Al-Kayyis2: Menjaga Hati, Menyemai Cinta (Vde Press, 2008), dan Menyambut Usia 40 Tahun (Nashiril Haq, 2009).

Ketua FLP Jatim 2004-2006 ini menjadi penjaga gawang situs hadits online yang baru saja di-launching di awal Ramadhan 1429 H, yakni: ummulhadits.org.

Kini ia tinggal di Surabaya bersama Farida Megalini, istri tercintanya, dan malaikat-malaikat kecilnya: Ais, Fia, Maura, Azril, Afa, dan Ifa. Ia bisa dihubungi di email: bahtiar.hs@infoglobal.co.id atau YM: bahtiarhs, disamping berinteraksi melalui blog pribadinya ini.

***

Komunitas Bahtiar HS:

View Bahtiar H. Suhesta's profile on LinkedIn  my profile blog-indonesia.com

48 Responses to “About”

  1. pramudyaputrautama
    September 12th, 2008 at 9:09 am

    Ia menganggap, ilmu adalah “mutiara yang hilang” dari kaum muslimin. Ia ingin menjadi bagian dari mereka yang memburu mutiara yang hilang itu.

    ehm … nice quote

    salam kenal mas Bachtiar

    pramudyaputrautama.wordpress.com

    [Reply]

  2. admin
    September 12th, 2008 at 9:20 am

    #mas pramudya:
    Kalau di dalam hadits, jika saya tidak salah, istilahnya “hikmah yang hilang.” Saya hanya pakai istilah yang lebih bermakna luas; “sesuatu yang sangat berharga” yang biasanya disimbolkan “mutiara.”

    Makasih sudah mampir.

    [Reply]

  3. Nurudin
    September 17th, 2008 at 7:54 am

    Assalamu’alaikum,

    Bahtiar Hs, begitu ‘akrab’ saya dengan beliau meskipun belum pernah sekalipun bertemu muka atau sekedar mendengar ramah sapanya.
    Satu yang sangat berarti bagi saya bahwa mengenal beliau, memberi kesempatan untuk saya mendapatkan ‘tombo ati’ ( wong kang sholeh kumpulono) , mengapa? karena tak harus bertemu dan bersama setiap saat, cukup dari tulisan-tulisan beliau saya sudah bisa mendapatkan keyakinan bahwa beliaulah salah satu ‘tombo ati’ itu.
    Tulisan yang jujur adalah tulisan yang keluar dari hati nurani yang bersih, tidak saling bertabrakan baik tema, isi ataupun bahasa penyampaiannya. dan tulisan-tulisan beliau bukanlah sekedar karya tangannya, tapi hatinya.

    Beruntunglah mereka yang menjadi makmum ( keluarga ) dari seorang Bahtiar.

    Wassalamu’alaikum,

    [Reply]

  4. yus
    October 12th, 2008 at 12:20 am

    Terima kasih sudah mampir Mas Bachtiar. Namun untuk sementara, blog ini memang saya tutup. Saya tengah melakukan introspeksi diri. Matur nuwun.

    [Reply]

  5. Deddy
    October 24th, 2008 at 5:22 pm

    Hari ini saya mengenal Mas Bahtiar via dunia maya, semoga banyak manfaat yang bisa didapat, amin.

    [Reply]

  6. bahtiarhs
    October 24th, 2008 at 9:50 pm

    @Mas Deddy: Salam kenal Mas Deddy. Terima kasih telah berkunjung ke gubug saya. Semoga saling bisa memberi manfaat. Amin.

    [Reply]

    witjak Reply:

    alhamdulillah….ane sangat setuju dg mas bahtiar…..n mohon diperbanyak lg tulisan2 “hatinya”

    [Reply]

  7. Ali Ridho
    November 11th, 2008 at 4:38 am

    Mas Beh, masih ingat sama saya?. Lama kita gak ketemu. Kangen sekali. Wah hebat sampeyan sekarang udah jadi penulis handal. Selamat, mabruk, omedeto. Ternyata gak nyangka sampeyan punya bakat terpendam dlm menulis. Saya mohon ijin me-link blog sampeyan ya. Makasih. Maas salamah…

    [Reply]

  8. bahtiarhs
    November 11th, 2008 at 9:05 am

    @Ust. Ali Ridho: durhakalah seorang murid yang melupakan gurunya, ust. Ini hanya sedikit yang saya bisa; habis, belajar bahasa arab sama antum nggak bisa-bisa, selain nggak istiqomah.

    Alfu mabruk. Sampai doktor kan di negeri matahari terbit ini? Sukses selalu. Ma’as salaamah. Arigato gozaimaz telah menaut blog sederhana ini. Demikian juga saya minta ijin menaut kajian nahwunya ke sini. Semoga bermanfaat. Amin.

    [Reply]

  9. Alex
    November 19th, 2008 at 11:28 am

    salam kenal mas :)

    [Reply]

  10. Alex
    November 20th, 2008 at 10:44 am

    thanks ya mas Bahtiar, penulis sekaliber mas mau-maunya bertandang ke blog sy, tersanjung sy mas..suer…

    ok, sy mohon ijin blognya sy link ya mas ?? :)

    [Reply]

  11. Catshade
    November 24th, 2008 at 4:42 pm

    Hai Mas Bahtiar… ini saya, Andreas, yang kemarin ketemu di PB2008. Wah, ternyata kemarin Mas Bahtiar ceritanya nggak lengkap nih; saya kira ‘cuma’ seorang pekerja IT, nggak tahunya ternyata juga seorang penulis dan editor buku. Hebat Mas! ;)

    [Reply]

  12. bahtiarhs
    November 24th, 2008 at 6:34 pm

    @Mas Andreas,
    Ah, apa mas. Belum seberapa dibanding Anda yang sudah high-rating. Thanks tlah mampir ke sini. Ditunggu kunjungan2 berikutnya. He he

    [Reply]

  13. Agung Ud
    November 25th, 2008 at 2:12 pm

    Mas Bahtiar….
    Maap, lama gak mampir ke blog anda, begitu mampir ternyata udah pindah ke sini :-)
    Ok deh semoga sukses dan tetap istiqomah, dan semoga ilmu anda menulari saya :-) he…he…

    [Reply]

  14. F @ Bloggingly
    December 5th, 2008 at 5:02 am

    Salam kenal pak, saya mampir dari catharsiscorner.wordpress.com :D

    Waw, sempat menulis buku juga pak? Tolong bagikan ilmunya dong, saya juga memiliki “impian” untuk menulis buku, Tapi belum tahu tekniknya :D

    [Reply]

  15. nra
    December 10th, 2008 at 11:41 am

    mampir kesini juga nih,
    makasih cak sudah mampir ke blog saya,
    iya saya adek kelas e sampean … tapi gak pernah ketemu :)
    salam hormat untuk kk kelas.

    [Reply]

  16. Bhq
    December 15th, 2008 at 1:35 pm

    Assalamualaikum

    Bahtiar, apa kabar?
    Ternyata dah punya rumah baru disini ya?

    [Reply]

  17. ariana yunita
    February 2nd, 2009 at 9:47 pm

    Assalamualaikum Pak Bahtiar. Wah, kebetulan lagi blogwalking.. menemukan blog alumni TC di sini. Ow ya Pak, foto2 waktu kunjungan HMTC di IAO Sriwijaya ditunggu sama teman2 Deplu HMTC. Ow ya, Selamat untuk penerbita buku nya Pak. Salam sukses! :)

    [Reply]

  18. pencangkul
    February 4th, 2009 at 10:52 am

    I like your writing. Salam dari ladang!

    [Reply]

  19. aris wibawanto
    February 11th, 2009 at 2:36 pm

    wah…kalo bahtiar hs ini aku mulai kenal sejak kelas 1 smp di ponorogo, s/d sma, dari dulu memang diberi kelebihan otak yang “encer” terus ,,,sukses yo Beh….

    [Reply]

  20. Bahrudin Khoiri
    February 14th, 2009 at 9:29 am

    Assalamu’alaikum Wr.Wb. Mas bahtiar…sukses selalu, semoga Allah memberikan barokah dateng Njenengan. Aku kenal dan dulu sering ktemu, ketika di Pramuka SMPN 1 Po…

    [Reply]

  21. tontowi
    February 15th, 2009 at 11:04 pm

    Di samping menjadi editor/redaktur buku/majalah-majalah di lingkaran yang selama ini sampeyan geluti, apa tidak sebaiknya sampeyan juga mulai mempublish tulisan di media-media yang lebih umum. Surabaya/Jawa post di Jatim, atau Kompas di nasional.
    Terutama tulisan2 mengenai problem (potensi) keIndonesiaan secara umum.
    Atau memang sudah ?

    Semoga semakin luas dan bermanfaat “networking” nya

    Salam,

    [Reply]

  22. bahtiarhs
    February 16th, 2009 at 8:34 am

    @Agung Ud, nra, Bhq, pencangkul, Aris, Bahrudin: makasih tlah mampir ke gubug sederhana ini. Amin atas doanya. Semoga saya bisa istiqamah berbagi dengan cara yang sedikit saya bisa ini.
    @F@Bloggingly: coba Anda mulai dengan membaca tulisan2 saya tentang bagaimana membuat konten yang baik di Rumah Konten.
    @ariana: sik, saya cari dulu, ya? krn fotografernya bukan saya :)
    @tontowi: ke media umum belum, Mas. Belum pede. Tulisan saya cuma begini2 saja, siapa yang baca? Sementara di blog aja, nulis buku, ngeditor, dan ngredaksi majalah. Thx supportnya.

    [Reply]

  23. tontowi
    February 16th, 2009 at 9:13 am

    Mas Beh.. Karena saya kenal beberapa penulis di media lokal (Jatim, Batam), yang saya masih bisa “mengukur” kualitas tulisannya. Dan kalau saya compare, tulisan-tulisan mas Beh insyaAllah bisa sama bobotnya, malah mungkin lebih.

    Sudah saatnya …. :).

    [Reply]

  24. bahtiarhs
    February 16th, 2009 at 9:32 am

    @tontowi: Mas Khalis. Suatu saat, Mas. Suatu saat. Saya tak ingin menjadi orang yang tak sabar berproses. Itulah mengapa saya juga tak “ngoyo” menulis agar buku saya segera terbit. JJSSN saya tulis lebih dari 1 tahun, Mas. Itupun nyatanya masih belum maksimal.

    Buat saya, setengah matang atau bahkan mentah sama sekali hanya berlaku untuk urusan telor, Mas. Kalau tulisan, nanti dulu. Makasih provokasinya :)

    [Reply]

  25. Tatas Wicaksono
    February 20th, 2009 at 1:59 am

    ternyata disini jg nongol mas pramudya n pak ali ridho..
    makin rame nih.. :D

    [TSW]

    [Reply]

  26. Eko Junaidi S
    March 18th, 2009 at 4:28 pm

    Assalamu’alaikum Wr. Wb. Mas Tgl 20 maret 2009 ada seminar Pengembangan Insan di Graha ITS, insyAllah ada menpora Adhyaksa Dault juga, mngkn klu ada waktu datang ja ya mas. ntar tiketnya saya yang urusi ……….Waskum

    [Reply]

    bahtiarhs Reply:

    ‘alaikum salam ww. Sakalangkung, Eko. Engko’ tak bisa mun hari kerja. Lam-salam aja sama Pak Mentri, tak iye?

    [Reply]

  27. eko heri p
    May 9th, 2009 at 12:56 pm

    alhamdulillah, bisa nimbrung dengan orang yang ‘temen’ . saya bkn siapa siapa kok mas, hanya securiti yang senang belajar

    [Reply]

    bahtiarhs Reply:

    Mas Eko. Belajar dan menulis bisa dilakukan siapa saja, profesi apa saja Anda. Jadi, kenapa tidak mencoba lebih serius? Manfaatnya banyak lho!

    Terima kasih telah bertandang ke gubug saya ini.

    [Reply]

  28. djoko sampoerno
    June 22nd, 2009 at 8:08 pm

    Waduh nyuwun sewu mas Bahtiar HS, setelah saya buka profil mas Bahtiar, saya jadi minder, karena saya ini bukan apa2, bukan siapa2, saya cuma manusia biasa , sangat biasa yang ingin menambah , menimba ilmu …. sekali lagi nyuwun sewu mas, saya sudah keladug wani kurang duduga, masuk ke blognya mas Bahtiar. matur nuwun.

    [Reply]

    bahtiarhs Reply:

    Mas Djoko, wah panjenengan menika kok kados pirsa siluman menapa ngaten. Lha kulo niki senes menapa-menapa, mas. Sami-sami dhahar pecel kados panjenengan. Ampun ngaten napa. Kulo rak malah ewuh-pakewuh, isin campur bingung.

    Kulo mestine sing malah matur nuwun panjenengan kersa tedak mampir dateng gubug menika. Kulo aturi tindak mriki maleh, lho. Sampun kapok-kapok.

    [Reply]

  29. djoko sampoerno
    June 23rd, 2009 at 5:51 pm

    Matur nuwun mas, dene panjenengan kersa nampi kawula.
    Apa mas Bahtiar juga mengikuti bahasan-2 mbah Acmad Chodjim ( Ir. A. Chodjim ) tentang ayat-ayat Al Qur’an.
    Kalau ya, saya koq belum bisa mengerti tentang Islam dan reinkarnasi. Sementara beliau menyatakan bahwa didalam Islam ada reinikarnasi. Mangga mas, kula entosi penjelasanipun. matur nuwun.

    [Reply]

    bahtiarhs Reply:

    Mohon maaf saya kok nggak ngikutin bahasan beliau, ya?

    Sepengetahuan saya, Islam tak mengenal reinkarnasi (dlm arti “lahir kembali”). Reinkarnasi yg merujuk pd kepercayaan bahwa seseorang itu akan mati dan dilahirkan kembali (jiwanya, bukan fisiknya) dalam bentuk kehidupan lain. Baik kelahiran kembali itu terjadi terus-menerus, maupun kelahiran kembali yang akan berhenti ketika ia telah mendapat nirvana dan mencapai moksha.

    Reinkarnasi memberi kesempatan pada seseorang untuk memperbaiki dirinya pada kesempatan kehidupan berikutnya. Padahal dalam Islam, seseorang akan terputus amalnya ketika meninggal — kecuali 3 perkara itu. Reinkarnasi juga menafikan hisab terhadap amal yang telah seseorang lakukan. Bagaimana mau dihisab sementara ia akan terlahir kembali terus hingga mencapai kebahagiaan tertinggi (nirvana) dan moksha.

    Tetapi jika reinkarnasi dipahami sebagai proses tumitis, yakni pewarisan genetik seorang ayah atau ibu kepada putra/i-nya, ya tentu Islam pun memahami demikian. Bukankah dalam Islam ada konsep nasab, kepada siapa seorang anak disandarkan asal keturunannya; yang erat kaitannya dengan waris dan nikah. Bahkan Islam mengaturnya dengan cukup njlimet soal ini.

    Ah, Mas Djoko. Saya bukanlah ahli fikih dan bukan dalam kapasitas menjawab ini. Yg saya tulis di atas hanyalah sedikit maklumat yang sy ketahui, dan sangat rawan salah. Mohon bertanya lebih detil dumateng para asatidz engkang kawogan. Matur nuwun.

    [Reply]

  30. djoko sampoerno
    June 26th, 2009 at 10:14 pm

    Matur nuwun mas, tanggapanipun bab masalah bahasan Ir. Achmad Chodjim. Menurut saya , memang Islam tidak mengajarkan reinkarnasi, karena Islam adalah agama samawi. Sementara reinkarnasi yang ada dalam agama hindu / budha, kita tahu bahwa kedua agama tersebut bukanlah agama samawi, sehingga tidak akan ada istilah Allah.
    Mereka menggunakan paham nihilisme.
    Sekali lagi matur nuwun dan mohon maaf mas, kalau saya keladug lagi.

    [Reply]

  31. sukardi
    September 16th, 2009 at 2:22 am

    good, saya senang sekali singgah disini, serasa dirumah sendiri, memperoleh teman yang mendalam dan tulus

    terimakasih

    [Reply]

    bahtiarhs Reply:

    amin. semoga saya bisa istiqamah, mas.

    [Reply]

  32. hartati sastro
    October 16th, 2009 at 11:39 am

    saya suka tulisan anda , bahasanya mengalir, enak , dan sebagai sesama warga ponorogo saya bangga lho ada anak ponorogo yg seperti anda , jarang di zaman sekarang ini ada orang yg seperti anda , berani menyingkirkan tv dr rumah , berani menghindar pada saat ada fashion dg wanita cantik , semoga apa yg telah anda lakukan akan dicontoh oleh orang² yg ingin mencari jalan yg lurus …………………….

    [Reply]

    bahtiarhs Reply:

    Alhamdulillah, semoga bermanfaat, mbak.

    Menyingkirkan TV dll hanyalah ikhtiar saya, mbak. Dan sangat kondisional. Saya kira masih banyak cara lain bisa dilakukan, dan tergantung kondisi masing2 orang. Bahkan mkn masih banyak yang jauh lebih baik dari (cara) saya.

    Semoga saya seperti doa mbak. Saya sendiri merasa masih banyak yang belum saya lakukan untuk menjadi lebih baik. Saling mengingatkan, ya?

    [Reply]

  33. Yori
    March 18th, 2010 at 12:11 pm

    Assalamu’alaykum…
    Numpang liwat Pak Bahtiar. Blognya banyak ya, tapi masih terawat dan terurus :)
    I like the way you write and describe things. Keep blogging and sharing your thoughts…

    Salam ukhuwah

    [Reply]

    bahtiarhs Reply:

    ‘alaikum salaam ww.,

    Sorry baru mbalas mas. Thanks for your appreciation. Moga bermanfaat.

    Salam,

    [Reply]

  34. SISWANTO
    March 21st, 2010 at 10:04 am

    Assalamu’alaikum WR WB
    Salam Kenal Mas.
    Saya salut dan apresiasi dengan Mas Bahtiar yang mempunyai kepedulian terhadap kekayaan laut kita.
    Semoga ide cemerlang yang telah dilontarkan, memberikan masukan positif dan renungan bagi pemimpin, pihak yang berkepentingan di laut dan juga kita sebagai generasi penerus untuk mengamankan dan memanfaatkan kekayaan laut untuk kepentingan bangsa dan negara sebagai bukti rasa syukur kepada ALLOH SWT atas karuniaNYA>

    [Reply]

    bahtiarhs Reply:

    ‘alaikum salaam ww.,

    Saat ini saya dengar tengah dibangun hubungan integrasi itu, Mas. Saya sangat bersyukur jika itu bisa terjalin, lepas dari apakah mereka berangkat dari spirit tulisan ini setelah membacanya atau tidak — sebagian mereka telah membaca tulisan ini. Tetapi yang terakhir ini tidak penting buat saya.

    Terima kasih apresiasinya. Semoga sesuai harapan kita. Amin.

    [Reply]

  35. demon tattoo designs
    June 2nd, 2010 at 5:50 pm

    Your blog theme looks awsome. What template did you use ?

    [Reply]

  36. Brain90
    August 16th, 2010 at 7:28 am

    Salam kenal pak… :) aku sempet baca profilnya di majalah Swasembada. Semoga istiqomah selalu…

    [Reply]

    bahtiarhs Reply:

    Salam kenal juga Mas. Waktu baca di Swa, gak nyambung ya dengan tulisan2 di gubug ini? Padahal saya orang IT.

    Kepengin sih nulis soal IT. Tapi kan Anda sudah nulis he he. Jadi, ntar aja deh. Belum terpikir lagi.

    Btw, tulisannya tentang mengurangi panas rumah dan perhit omzet detik.com-nya asik jg. Pengin nyaingin (omzet) detik.com?

    [Reply]

    brain90 Reply:

    Aduh malu :shame:, dibaca oleh penulis senior.. xixixi.. bagaimana kualitas tulisan saya menurut bpk ? Barangkali kalau kita lancar menulis buku,ngodingnya akan lebih nyeni kali ya pak ? :D
    –salam–

    [Reply]

    bahtiarhs Reply:

    nggak ada senioritas, mas. menulis itu spt mengasah parang. semakin diasah, semakin tajam. itu aja sih kuncinya.

    seni menulis dengan ngoding beda jauh-lah. menulis kan bebas. kalo ngoding penuh aturan. menulis itu membebaskan dan mencerahkan. ngoding itu menjengkelkan (kalo pas buntu), sering membuat stress. mangkanya aku pilih menulis :)

Leave a reply

Spam Protection by WP-SpamFree

Bahtiar HS

Engineer, pembaca, penulis, pencinta ilmu. Suami dari seorang istri dan Ayah dari 6 orang malaikat kecil.


Jajak Pendapat

Sorry, there are no polls available at the moment.

Ikuti posting terbaru

Tulis email Anda:

delivered by FeedBurner

Hari ini

Kalender Posting

September 2010
M T W T F S S
« Aug    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Bahtiar Bergerak


Internet Sehat

Blog Bahtiar

Flickr Bahtiar

39_sitou38_sicakep337_sicakep236_sicakep35_naskun34_beer33_anker32_kbgapi31_anker

Statistics

Sejak 17 Sep 2008

Chatting