rumah berbagi para pencari hikmah
![]() |
BUKU#1
Judul Buku: Suatu Petang di Kafe Kuningan Cici Rumondang adalah gadis keturunan Tionghoa yang pernah patah hati ditinggal pacarnya, hanya karena keluarga calon suaminya tak menyukai gadis bermata sipit. Kehidupan cintanya yang lara, kepedihan perpisahan dengan sang Ibu yang mengenaskan, dan persahabatannya dengan Selly dan Rika yang terjalin bertahun-tahun, menempa Cici menjadi pribadi yang berbeda. Tapi ada satu yang tak berubah, luka di hatinya masih menganga dan tak kunjung sembuh. Meski bertahun telah berlalu… Lantas, bilakah persahabatan kan terjalin abadi? Cerpen yang masuk antologi: “Oh, Indahnya Chatting!”
|
![]() |
BUKU#2
Judul Buku: Merah di Jenin Selama sembilan hari, kamp pengungsi Jenin menjadi rumah jagal. Lima belas ribu orang Palestina tinggal dalam tempat satu kilometer persegi di kamp ini, jalur-jalur dengan ruangan sempit. Ribuan orang sipil yang menderita, wanita dan anak-anak, menggigil ketakutan dalam rumah mereka ketika helikopter Israel menghujankan roket pada mereka dan tank-tank menembakkan rudal ke dalam kamp. Yang terluka ditinggal mati. Tentara Israel menolak mengizinkan ambulan merawat mereka, yang merupakan kejahatan perang menurut Konvensi Jenewa. Palang Merah mengumumkan bahwa orang-orang mati karena Israel menghambat ambulan… Pihak berwenang Israel mungkin dapat menyembunyikan bukti, namun mereka tak bisa membungkam cerita yang telah dilontarkan oleh orang yang berhasil melarikan diri dari pembunuhan di kamp ini… Munir Washashi kehilangan darah dan meninggal beberapa jam setelah sebuah helikopter berputar di sepanjang dinding rumahnya. Ketika sebuah ambulan mendekatinya, tentara Israel menembakinya. Ibu Munir, Maryam, berlari ke jalan berteriak minta tolong pada puteranya dan ditembak di kepalanya oleh tentara Israel. Laporan ini diperoleh sekalipun Israel berupaya menghindari segala komunikasi dengan Jenin. Setelah pengepungan ini terungkap, dunia mendapatkan bukti lebih banyak tentang penjagalan ini. Satu-satunya cara untuk memastikan tidak ada lagi tragedi seperti Jenin di masa mendatang, dan menghentikan air mata dan rasa sakit di kedua belah pihak, adalah menghentikan kekerasan sepenuhnya. Untuk didedikasikan kepada saudara-saudara di Palestina, khususnya Jenin, para aktivis FLP menulis buku ini. Seluruh royaltinya diserahkan kepada mereka melalui Mer-C, organisasi Palang Merah Islam, yang memberangkatkan tim medis ke Palestina. Cerpen yang masuk antologi: “Pales”
|
![]() |
BUKU#3
Judul Buku: Cahaya di Lorong Purnama Ini adalah antologi nostalgia. Sakti dan Bahtiar adalah dua orang pemenang penghargaan khusus LMCPI Annida ke-IV. Keduanya mengawali menulis dari cerpen. Keduanya juga anggota FLP. Duet mereka dalam karya ini, karenanya, adalah sebuah keharusan sejarah. Membaca kumpulan cerpen dua penulis ini, seperti menjelajah ke banyak titik di nadi jagat. Dari yang hingar-bingar namun kadang terlepas dari perenungan, hingga ke sudut sunyi rebak nuansa Ilahi. Sembari membaca buku ini, Anda akan diajak membelah rentangan waktu dan jarak. Berkelana ke negeri-negeri jauh, tanpa melupakan pernik kejadian-kejadian biasa di sekitar kita. Semuanya mengajak kita menuju tafakur yang lebih dalam, apakah kala terlontar ke zaman Italia kuno, ataupun kala berinteraksi dengan masa kini yang penuh intrik. Dan di sana ada pengajaran.. bahwa manusia di mana pun, akan membutuhkan cahaya-Nya… Dua pengarang ini, Sakti Wibowo dan Bahtiar HS, memadukan cerpen-cerpen pilihan mereka dalam satu buku. Uniknya, mereka sama-sama peraih penghargaan dalam Lomba Menulis Cerpen Penek Islami IV ANNIDA beberapa tahun lalu. Tak heran bila buku ini disebut sebagai ‘buku reuni’… reuni dalam prestasi, reuni dalam karya, sekaligus reuni dalam kualitas! Cerpen yang masuk antologi: “Oh, Indahnya Chatting!”, “Basyir atawa Sahabatku Yang Hilang”, “Balada Lusan Manten”, “Fitrinya Hati Fitri”, “Dua Pilihan”, “Sang Pematung”.
|
![]() |
BUKU#4
Judul Buku: Matahari Tak Pernah Sendiri: Kisah Seru Aktifis FLP FLP sangat unik. Unik karena hampir semua anggotanya adalah relawan yang sering mengisi berbagai acara dengan merogoh kocek sendiri. Mereka bersemangat meski bergerak dengan keterbatasan dana. Kepengurusan dan kegiatan FLP di berbagai daerah bahkan terus berjalan tanpa sekretariat tetap, melainkan menumpang pada rumah kontrakan seorang kawan. Rumah-Rumah Cahaya didirikan dengan tekad kuat dengan dana antara lain dari berjualan baju bekas! Dalam seri MTPS, Anda akan mengetahui segala sesuatu mengenai FLP, para anggotanya, suka-duka dan berbagai kegiatan mereka yang kadang tak terbayangkan, namun sangat berkesan dan menyenangkan. Buku yang disusun dengan gaya “Chicken Soup For The Soul” ini akan menginspirasi siapa pun yang membacanya untuk terus bercahaya bersama matahari. Jadi mengapa matahari tak akan pernah sendiri? Anda akan tahu jawabannya lebih dalam setelah membaca buku berharga ini. Selamat membaca dan mengoleksi seri MTPS! Ini adalah buku wajib anak FLP dan buku yang keren buat mereka yang belum jadi anggota FLP. Di dalamnya banyak kisah tentang para aktivis FLP. Tentang semangat, cinta, juga kiat menulis. Semua dikemas ala chicken Soup for the Soul (Helvy Tiana Rosa). Tulisan yang masuk antologi: “”
|
![]() |
BUKU#5
Judul Buku: Jejak-Jejak Surga Sang Nabi: Sketsa Perjalanan Rasulullah saw. Menjejak di Bumi, Hidup Kekal di Surga Di tengah krisis keteladanan dan kepemimpinan yang begitu mencemaskan. Cermin manakah yang dapat tetap kita pandang, hingga bayangan sosoknya dapat kita terapkan dalam keseharian perilaku kita. Cermin itu tetap ada pada diri Rasulullah Saw. Perangainya selalu saja menjadi inspirasi bagi siapapun yang ingin menjadi lebih baik. Sehingga, tak usah heran, bila banyak penulis muslim maupun non muslim yang telah menuliskan tentang biografinya. Sekedar menyebut nama: Karen Armstrong, Marting Lings, Ibnu Hazm, Said Hawwa, Tariq Ramadhan, Ibnu Jauzy, telah menuliskan keindahan pesona pribadi nabi terakhir ini. Dan Bahtiar HS, dalam bukunya Jejak-Jejak Surga Sang Nabi, telah memilihkan serpihan wangi akhlak Rasulullah Saw. dengan begitu cermat. Kisah perjuangan, kepemimpinan dan keteladanan Rasulullah Saw. disajikannya dengan mudah dicerna dan begitu menyentuh kalbu. Hingga, bagi siapapun yang membacanya, akan merasa kembali mendapatkan “bekal kekuatan” untuk mengarungi perjalanan hidup ini. Karya perdana. Kumpulan Napak Tilas sejarah Rasulullah saw. yang dimaknai dalam konteks kekinian. |
![]() |
BUKU#6
Judul Buku: Oase Iman Eramuslim: Menembus Batas Logika Menembus Batas Logika Sangat mengharukan, menyentuh, dan menyemangatkan hati. Membaca kisah dalam buku ini membawa kita terhenyak betapa hal-hal kecil yang terkadang kita sepelekan bisa menjadi sangat berarti bagi kehidupan seseorang hingga menggugah nurani untuk menjadi manusia yang bisa memberi manfaat bagi orang lain. Tulisan-tulisan yang terangkai indah dalam kisah di buku ini memberi banyak pelajaran, hikmah, dan kebijaksanaan berharga, membuat kita tersentuh untuk selalu memperhatikan orang-orang kecil di sekitar kita serta mengilhami kita untuk lebih ikhlas dalam berusaha dan menjalani kisah hidup yang selalu saja hadir keajaiban-keajaiban yang senantiasa mengejutkan! Selamat dan sukses. Mulailah dengan hal kecil. Sukses bukan dicapai oleh orang yang memulai dengan hal besar, tetapi oleh orang yang memelihara momentum hal kecilnya dalam waktu yang cukup panjang, hingga menjadi karya besar yang bermanfaat bagi khalayak banyak. ~Sandiaga S. Uno Karya antologi non-fiksi. Kumpulan artikel Oase Iman Eramuslim.com. Artikel yang masuk berjudul “Pagar Sepiring Nasi”. |
Ayub Syafii
September 18th, 2008 at 4:50 pm
wah mas ternyata sudah banyak menulis ya, kenapa gak pernah di publish. kayaknya kurang satu buku tuh…
[Reply]
Nurudin
September 19th, 2008 at 12:52 pm
Pak, saya belum punya buku no 1 - 4 lho, jadi………………..( hehehehehe……..tau kan maksudnya? ) ketauan banget ga pernah ‘dolan’ ke toko buku, sampai sampai ada buku bagus nda tahu.
[Reply]
nra
December 10th, 2008 at 11:44 am
wah…. udah banyak bukunya cak,
teruslah berkarya …
sayang gak bisa baca buku sampean dari sini,
semoga ntar klo udah balik ke Indo bisa mampir ketoko buku buat beli.
[Reply]
Tatas Wicaksono
February 20th, 2009 at 1:54 am
waduw, ternyata salah satu pak bos saya ini, tidak sekedar belajar tp jg berkarya..
bejibun jg tuh bukunya..:D
semoga makin bermanfaat ya pak..
[Reply]
naila
December 21st, 2009 at 8:00 pm
Makacih yaw dah masukin THAHARA di Internet ini n jgn lp knalan ma q key n slm2 bwt cmuanx n jgn lp bk Face Book q makacih yaw
[Reply]