Portfolio

Biodata:

Pendidikan Formal:

Pendidikan Non-Formal:

  • Herbalis: Training Herbalis HPA (Herba Penawar Al-Wahida) / INTIBAH
  • Bahasa Inggris: LBPP LIA, Surabaya (Conversation Level IV)
  • Project Management: Principles of Managing Iterative Development Training (PT Asimetris, Jakarta)
  • Desain System: Mastering Object Oriented Analysis and Design (OOAD) Training using Unified Model Language (UML) (PT Asimetris, Jakarta)
  • Kewirausahaan: Entrepreneur University, Surabaya.

Profesi

  • Formal: karyawan di PT Infoglobal Teknologi Semesta, Surabaya
  • Informal: penulis, editor, pemimpin redaksi majalah Al-Mu’tashim, muhjam / pembekam, chiropractist (teknik sederhana), blogger.

Blog

Social Network

Organisasi

Penghargaan:

Bookografi:

suatu petangBUKU#1

Judul Buku: Suatu Petang di Kafe Kuningan
Jenis Buku: Antologi Kumpulan Cerpen, 128 hlm.
Penulis: Pipiet Senja, Nurul F. Huda, El Syifa, Vani Diana P., Bahtiar HS, Rahmadiyanti, Aswi, Eno, Herry Nurdi, Rintoprie
Penerbit: FBA Press, Jakarta
Terbit: Jumadil Ula 1422 H / 2001

Cici Rumondang adalah gadis keturunan Tionghoa yang pernah patah hati ditinggal pacarnya, hanya karena keluarga calon suaminya tak menyukai gadis bermata sipit. Kehidupan cintanya yang lara, kepedihan perpisahan dengan sang Ibu yang mengenaskan, dan persahabatannya dengan Selly dan Rika yang terjalin bertahun-tahun, menempa Cici menjadi pribadi yang berbeda. Tapi ada satu yang tak berubah, luka di hatinya masih menganga dan tak kunjung sembuh. Meski bertahun telah berlalu… Lantas, bilakah persahabatan kan terjalin abadi?

Cerpen yang masuk antologi: “Oh, Indahnya Chatting!”


suatu petangBUKU#2

Judul Buku: Merah di Jenin
Jenis Buku: Antologi Kumpulan Cerpen
Penulis: Asma Nadia, Pipiet Senja, Sakti Wobowo, Afifah Afra Amatullah, Vani Diana Puspasari, Yus R. ismail, Jazimah Al Muhyi, Halfino Berry, Habiburrahman El-Shirazy, Saiful Bahri, Hadi Soesanto, dan Bahtiar HS.
Penerbit: FBA Press, Jakarta
Terbit: 2002

Selama sembilan hari, kamp pengungsi Jenin menjadi rumah jagal. Lima belas ribu orang Palestina tinggal dalam tempat satu kilometer persegi di kamp ini, jalur-jalur dengan ruangan sempit. Ribuan orang sipil yang menderita, wanita dan anak-anak, menggigil ketakutan dalam rumah mereka ketika helikopter Israel menghujankan roket pada mereka dan tank-tank menembakkan rudal ke dalam kamp.

Yang terluka ditinggal mati. Tentara Israel menolak mengizinkan ambulan merawat mereka, yang merupakan kejahatan perang menurut Konvensi Jenewa. Palang Merah mengumumkan bahwa orang-orang mati karena Israel menghambat ambulan… Pihak berwenang Israel mungkin dapat menyembunyikan bukti, namun mereka tak bisa membungkam cerita yang telah dilontarkan oleh orang yang berhasil melarikan diri dari pembunuhan di kamp ini… Munir Washashi kehilangan darah dan meninggal beberapa jam setelah sebuah helikopter berputar di sepanjang dinding rumahnya. Ketika sebuah ambulan mendekatinya, tentara Israel menembakinya. Ibu Munir, Maryam, berlari ke jalan berteriak minta tolong pada puteranya dan ditembak di kepalanya oleh tentara Israel.

Laporan ini diperoleh sekalipun Israel berupaya menghindari segala komunikasi dengan Jenin. Setelah pengepungan ini terungkap, dunia mendapatkan bukti lebih banyak tentang penjagalan ini. Satu-satunya cara untuk memastikan tidak ada lagi tragedi seperti Jenin di masa mendatang, dan menghentikan air mata dan rasa sakit di kedua belah pihak, adalah menghentikan kekerasan sepenuhnya.

Untuk didedikasikan kepada saudara-saudara di Palestina, khususnya Jenin, para aktivis FLP menulis buku ini. Seluruh royaltinya diserahkan kepada mereka melalui Mer-C, organisasi Palang Merah Islam, yang memberangkatkan tim medis ke Palestina.

Cerpen yang masuk antologi: “Pales”


suatu petangBUKU#3

Judul Buku: Cahaya di Lorong Purnama
Jenis Buku: Antologi Kumpulan Cerpen, 138 hal
Penulis: Sakti Wibowo dan Bahtiar HS
Penerbit: Asy-Syamil, Bandung
Terbit: 2002

Ini adalah antologi nostalgia. Sakti dan Bahtiar adalah dua orang pemenang penghargaan khusus LMCPI Annida ke-IV. Keduanya mengawali menulis dari cerpen. Keduanya juga anggota FLP. Duet mereka dalam karya ini, karenanya, adalah sebuah keharusan sejarah.

Membaca kumpulan cerpen dua penulis ini, seperti menjelajah ke banyak titik di nadi jagat. Dari yang hingar-bingar namun kadang terlepas dari perenungan, hingga ke sudut sunyi rebak nuansa Ilahi. Sembari membaca buku ini, Anda akan diajak membelah rentangan waktu dan jarak. Berkelana ke negeri-negeri jauh, tanpa melupakan pernik kejadian-kejadian biasa di sekitar kita. Semuanya mengajak kita menuju tafakur yang lebih dalam, apakah kala terlontar ke zaman Italia kuno, ataupun kala berinteraksi dengan masa kini yang penuh intrik. Dan di sana ada pengajaran.. bahwa manusia di mana pun, akan membutuhkan cahaya-Nya…

Dua pengarang ini, Sakti Wibowo dan Bahtiar HS, memadukan cerpen-cerpen pilihan mereka dalam satu buku. Uniknya, mereka sama-sama peraih penghargaan dalam Lomba Menulis Cerpen Penek Islami IV ANNIDA beberapa tahun lalu. Tak heran bila buku ini disebut sebagai ‘buku reuni’… reuni dalam prestasi, reuni dalam karya, sekaligus reuni dalam kualitas!

Cerpen yang masuk antologi: “Oh, Indahnya Chatting!”, “Basyir atawa Sahabatku Yang Hilang”, “Balada Lusan Manten”, “Fitrinya Hati Fitri”, “Dua Pilihan”, “Sang Pematung”.


suatu petangBUKU#4

Judul Buku: Matahari Tak Pernah Sendiri: Kisah Seru Aktifis FLP
Jenis Buku: Antologi Tulisan Aktivis FLP, 218 hal
Penulis: Para aktivis FLP
Penerbit: Lingkar Pena Publishing House, Jakarta
Terbit: 2004

FLP sangat unik. Unik karena hampir semua anggotanya adalah relawan yang sering mengisi berbagai acara dengan merogoh kocek sendiri. Mereka bersemangat meski bergerak dengan keterbatasan dana. Kepengurusan dan kegiatan FLP di berbagai daerah bahkan terus berjalan tanpa sekretariat tetap, melainkan menumpang pada rumah kontrakan seorang kawan. Rumah-Rumah Cahaya didirikan dengan tekad kuat dengan dana antara lain dari berjualan baju bekas!

Dalam seri MTPS, Anda akan mengetahui segala sesuatu mengenai FLP, para anggotanya, suka-duka dan berbagai kegiatan mereka yang kadang tak terbayangkan, namun sangat berkesan dan menyenangkan. Buku yang disusun dengan gaya “Chicken Soup For The Soul” ini akan menginspirasi siapa pun yang membacanya untuk terus bercahaya bersama matahari.

Jadi mengapa matahari tak akan pernah sendiri? Anda akan tahu jawabannya lebih dalam setelah membaca buku berharga ini. Selamat membaca dan mengoleksi seri MTPS!

Ini adalah buku wajib anak FLP dan buku yang keren buat mereka yang belum jadi anggota FLP. Di dalamnya banyak kisah tentang para aktivis FLP. Tentang semangat, cinta, juga kiat menulis. Semua dikemas ala chicken Soup for the Soul (Helvy Tiana Rosa).


suatu petangBUKU#5

Judul Buku: Jejak-Jejak Surga Sang Nabi: Sketsa Perjalanan Rasulullah saw.
Jenis Buku: Tarikh Populer (non fiksi), 246 hal
Penulis: Bahtiar HS
Penerbit: Lingkar Pena Publishing House, Jakarta
Terbit: Juli 2008

Menjejak di Bumi, Hidup Kekal di Surga

Di tengah krisis keteladanan dan kepemimpinan yang begitu mencemaskan. Cermin manakah yang dapat tetap kita pandang, hingga bayangan sosoknya dapat kita terapkan dalam keseharian perilaku kita. Cermin itu tetap ada pada diri Rasulullah Saw. Perangainya selalu saja menjadi inspirasi bagi siapapun yang ingin menjadi lebih baik.

Sehingga, tak usah heran, bila banyak penulis muslim maupun non muslim yang telah menuliskan tentang biografinya. Sekedar menyebut nama: Karen Armstrong, Marting Lings, Ibnu Hazm, Said Hawwa, Tariq Ramadhan, Ibnu Jauzy, telah menuliskan keindahan pesona pribadi nabi terakhir ini.

Dan Bahtiar HS, dalam bukunya Jejak-Jejak Surga Sang Nabi, telah memilihkan serpihan wangi akhlak Rasulullah Saw. dengan begitu cermat. Kisah perjuangan, kepemimpinan dan keteladanan Rasulullah Saw. disajikannya dengan mudah dicerna dan begitu menyentuh kalbu. Hingga, bagi siapapun yang membacanya, akan merasa kembali mendapatkan “bekal kekuatan” untuk mengarungi perjalanan hidup ini.

Karya perdana. Kumpulan Napak Tilas sejarah Rasulullah saw. yang dimaknai dalam konteks kekinian.


suatu petangBUKU#6

Judul Buku: Oase Iman Eramuslim: Menembus Batas Logika
Jenis Buku: Populer (non fiksi), 260 hal (hard cover)
Penulis: Para Penulis Oase Iman Eramuslim.com
Penerbit: Eramuslim Global Media, Jakarta
Terbit: Maret 2009

Menembus Batas Logika

Sangat mengharukan, menyentuh, dan menyemangatkan hati.

Membaca kisah dalam buku ini membawa kita terhenyak betapa hal-hal kecil yang terkadang kita sepelekan bisa menjadi sangat berarti bagi kehidupan seseorang hingga menggugah nurani untuk menjadi manusia yang bisa memberi manfaat bagi orang lain.

Tulisan-tulisan yang terangkai indah dalam kisah di buku ini memberi banyak pelajaran, hikmah, dan kebijaksanaan berharga, membuat kita tersentuh untuk selalu memperhatikan orang-orang kecil di sekitar kita serta mengilhami kita untuk lebih ikhlas dalam berusaha dan menjalani kisah hidup yang selalu saja hadir keajaiban-keajaiban yang senantiasa mengejutkan!

Selamat dan sukses. Mulailah dengan hal kecil. Sukses bukan dicapai oleh orang yang memulai dengan hal besar, tetapi oleh orang yang memelihara momentum hal kecilnya dalam waktu yang cukup panjang, hingga menjadi karya besar yang bermanfaat bagi khalayak banyak.

~Sandiaga S. Uno

Karya antologi non-fiksi. Kumpulan artikel Oase Iman Eramuslim.com. Artikel yang masuk berjudul “Pagar Sepiring Nasi”.


suatu petangBUKU#7
 
Judul Buku: 20 Tahun Mencari Keadilan
Jenis Buku: Populer (non fiksi), 200+ hal
Penulis: Bahtiar HS
Penerbit: Inti Medina, Jakarta (Tiga Serangkai Group)
Terbit: Juli 2010

Jika setiap tempat adalah sekolah, maka setiap orang adalah guru dan setiap peristiwa adalah pelajaran.

Begitu banyak pernak-pernik kehidupan menghampiri kita. Setiap waktu. Setiap saat. Kapan saja. Bahkan tanpa dinyana dan diundang, peristiwa demi peristiwa itu datang. Ada yang menggembirakan. Ada yang membuat air mata mengembang. Terkadang manis, tapi tak sedikit juga yang pahit pun pernah kita rasakan.

Namun demikian, hanya sedikit mereka yang menyadari dan merasakan hadirnya peristiwa itu sebagai pelajaran. Peristiwa hanya dirasakan sebatas pahit-getirnya atau manis-tawanya. Sangat artifisial. Padahal di balik sebuah peristiwa, sesederhana apapun, terkandung hikmah yang tiada tara. Hanya mereka yang pandai mengambil ibrah dan pelajaran dari setiap peristiwa sajalah yang akan bisa memaknai hidupnya sebagai limpahan karunia Allah swt. Jika diberikan kegembiraan ia bersyukur. Baginya pahala. Dan jika ditimpa kesusahan pun ia bersabar. Dan baginya pahala pula. Itulah sikap seorang mukmin sejati.

Buku kecil ini memuat peristiwa-peristiwa sederhana itu, yang mungkin kita jumpai pula di sekitar kita. Ia mengajak kita dengan cara yang sederhana untuk mengambil pelajaran dari sebuah peristiwa sederhana ataupun seorang tokoh yang amat biasa. Semata-mata agar kita merasa dekat dengannya, sehingga kita seperti membaca kisah kita sendiri.


Book-editor:

suatu petangBUKU#1

Judul Buku: Romansa Pernikahan Para Nabi
Jenis Buku: Sejarah Nabi-nabi (non fiksi), +131 hal
Penulis: A. Halim
Penerbit: Bina Ilmu, Surabaya
Terbit: Januari 2007        

Kisah cinta antarmanusia adalah hal yang natural. Mulai dari percintaan klasik ala Laila dan Majnun, percintaan paramuda semabuk Romeo dengan Juliet, hingga percintaan tingkat tinggi semacam Ken Arok dan Ken Dedes. Tetapi, tahukan Anda, bahwa para Nabi yang agung pun pernah mengalami episode yang menggairahkan hidup ini?

Jika romansa percintaan Laila-Majnun, Romeo-Juliet, maupun Arok-Dedes pernah mengguncang sejarah, apatah lagi romansa pernikahan para Nabi, manusia pilihan Tuhan yang diutus menyampaikan risalah-Nya di muka bumi ini? Tentu tak sembarang romansa, tak sembarang percintaan manusia biasa; melainkan episode percintaan yang penuh dilingkupi berkah dan diwarnai kesucian. Satu hal yang nampaknya kian pupus dan nyaris sirna didapati di dunia yang semakin tua ini.

Jika Anda menginginkan contoh nyata tentang percintaan dengan wangi syurga dan bukan sekadar kisah cinta yang tanpa norma, buku romansa pernikahan yang Anda pegang ini layak untuk dibaca dan direnungkan.


suatu petangBUKU#2

Judul Buku: Meniti Jalan Al-Kayyis 1: Insan Berkecerdasan Hati
Jenis Buku: Artikel Hikmah Populer (non fiksi), +179 hal
Penulis: M. Djunaidi Sahal
Penerbit: PDH Press, Surabaya
Terbit: Nopember, 2007       

Ust. M. Djunaidi Sahal melalui bukunya ini mengajak kita menjadi seorang Al-Kayyis di tengah masyarakat yang kian modern tetapi terpuruk seperti saat ini. Menjadi Al-Kayyis mungkin seperti menjadi susu di tengah lautan tuba. Sekalinya lengah dan sedikit goyah, susu akan mudah tercemar oleh tuba meski sekadar setitik nila.

Buku ini berisi kumpulan tulisan hasil percikan pemikiran dan perenungan penulisnya. Semuanya bermuara pada satu hal: upaya menggapai cinta Allah SWT. Memang ditulis dengan beraneka latar dan bentuk tulisan. Namun justru hal itu membuat kita seperti makan sepiring gado-gado yang meski beraneka bentuk dan isi (lontong, irisan telor, tahu, tempe, tomat, wortel, kol, dan guyuran sambal kacang yang pedas), tetapi ketika dikunyah bareng serasa enak di lidah. Kita menjadi tak serasa digurui. Kita justru layaknya diajak merenungi diri kita sendiri.
 


suatu petangBUKU#3

Judul Buku: Anak Cerdas Anak Mulia Anak Indah
Jenis Buku: Pendidikan Anak (non fiksi), 280 hal
Penulis: Mansor H. Sukaemi
Penerbit: Arga Publishing, Jakarta
Terbit: Mei, 2008      

“… Dalam pengamatan saya belum ditemukan teori atau konsep yang menggabungkan ilmu tentang otak saraf manusia dengan pemahaman bahwa hidup dan anak hanyalah landasan untuk ruhnya berhasil dalam dunia ini untuk kebaikan dan kebahagiaan akhirat. Inilah sebabnya buku ini menggunakan dasar bahwa Anak harus dididik agar layak untuk masuk surga”.

Moga-moga pendekatan dalam buku ini menjadi satu sumbangan yang tepat dan bernilai, memudahkan kita mendidik anak berdasarkan konsep yang lengkap, sahih dan selaras dengan sifat manusia sebagai Hamba dan Khalifah di bumi Allah SWT, dan mengenal ruh yang terikat janji Alastu unutk hidup suci agar kembali ke Rahmat Allah SWT dengan suci juga. Wallahualam Bissawab.

Mansor Haji Sukaimi.


suatu petangBUKU#4

Judul Buku: Meniti Jalan Al-Kayyis 2: Menjaga Hati, Menyemai Cinta
Jenis Buku: Artikel Hikmah Populer (non fiksi), +236 hal
Penulis: M. Djunaidi Sahal
Penerbit: Vde Press, Surabaya
Terbit: September 2008      

Buku ini merupakan kelanjutan dari buku Meniti Jalan Al-Kayyis edisi 1, dimana penulisnya mencoba menukik membahas penjagaan hati sebagai wujud kepedulian seorang Al-Kayyis. Hati yang terjaga dari berbagai penyakit akan membawa dan mempengaruhi seluruh jiwa raga. Jika ia baik, maka baiklah seluruh jiwa raganya. Penjagaan hati sehingga mencapai kondisi yang demikian akan menjadikannya sebagai tempat untuk menyemai cinta yang agung. Cinta kepada sesama, cinta kepada Baginda Nabi, dan ujungnya adalah cinta kepada ilahi rabbi.

Bentuk tulisannya masih sama dengan edisi 1, gado-gado dengan topik yang bervariasi. Tetapi, keberagaman isinya tersebut tetap dengan taste yang enak dilahap.


suatu petangBUKU#5

Judul Buku: Kesempurnaan Shalat
Jenis Buku: Tuntunan Shalat (non fiksi), +279 hal
Penulis: Ust. Ahmad Baei Jaafar
Penerbit: (sedang dalam proses)
Terbit: (sedang dalam proses)

Buku ini merupakan tuntutan shalat, mulai dari persoalan thaharah (bersuci) hingga pelaksanaan shalat wajib maupun sunnah. Buku ini juga dilengkapi dengan amalan setelah shalat, serangkaian doa dan bacaan tahlil.

Buku aslinya terbitan Malaysia dan dalam bahasa Malaysia (penerbit E-Media Publication Sdn Bhn, Bandar Seri Permaisuri, Kuala Lumpur, 2006). Saya terjemahkan dan tata untuk edisi bahasa Indonesia. Saat ini sedang diproses oleh Lingkar Pena Publishing House (LPPH) Jakarta, tetapi saya belum tahu nantinya diterbitkan oleh siapa.


suatu petangBUKU#6

Judul Buku: Menyambut Umur 40 Tahun
Jenis Buku: Renungan, Inspirasi (non fiksi), +179 hal
Penulis: Ahmad Syarifuddin
Penerbit: Nashiril Haq Publishing House, Surabaya
Terbit: (sedang dalam proses)

Ada apa dengan umur 40 tahun? Mengapa nabi-nabi diutus ketika usia mereka genap 40 tahun? Mengapa Kitab Suci al-Qur’an secara spesial menyinggung umur 40 tahun ini? Mengapa prestasi seseorang baru diakui ketika umurnya mencapai 40 tahun? Apa psikologi dan fisiologi umur 40 tahun? Fenomena dan rahasia apakah di balik umur 40 tahun? Bagaimana persiapan memasuki umur 40 tahun? Tanggung jawab moral-spiritual apakah yang harus diinsafi kala menapaki usia 40 tahun?

Sahabat Qotadah berkata, “Bila seseorang telah mencapai usia 40 tahun, maka hendaklah dia mengambil kehati-hatian dari Allah azza wa jalla.” Khalifah Umar bin Abdul Azis menyatakan, “Telah sempurnalah hujjah Allah atas manusia yang berumur 40-an tahun.” Khalifah Ali bin Abi Thalib ra. mengingatkan, “Manusia itu sama tidur, dan ketika mati, mereka baru terbangun sadar.”

Buku ini menemani kita menyambut dan melewati tahap kehidupan yang amat penting itu, dilengkapi refleksi memaknai usia; tradisi generasi salaf memaknai usia; evolusi dan involusi manusia; berdoa bisa memperpanjang usia; membaca al-Qur’an dapat menghindarkan diri dari pikun (demensia); dan wasiat orang-orang shaleh menjelang kematian, sehingga kita dapat menjalani umur 35-45 tahun juga umur 40-50 tahun, insya’allah, dengan selamat, sukses, dan barakah.


suatu petangBUKU#7

Judul Buku: Panduan Singkat Haji Tamattu’
Jenis Buku: Panduan praktis ibadah (non fiksi), +40 hal
Penulis: Muhammad Ihya’ Ulumiddin
Penerbit: Nashiril Haq Publishing House, Surabaya
Terbit: Oktober 2008

Di tengah lautan manusia yang dipanggil Allah ke tanah suci, di tengah pusaran lantunan talbiyah yang bersahutan, di tengah gelombang desak-desakan para tamu Allah mengagungkan asma-Nya, sebuah tuntunan dan pegangan yang tebal, berbelit, dan kadang membahas yang tidak perlu menjadi tidak tepat guna. Bahkan menjadi beban. Karena itu, kehadiran sebuah panduan yang singkat, praktis, mencakup yang diperlukan sangatlah didambakan.

Karena itu, kehadiran buku Panduan Singkat Haji Tamattu’ ini menjadi penting dan sangat dibutuhkan oleh mereka yang akan berangkat menunaikan ibadah Haji ke Baitullah.


Publikasi Tulisan:

Oase Iman Eramuslim.com

Oase Ramadhan Suara Surabaya.Net

Kolom Syariah Republika

5 Responses to “Portfolio”

  1. Ayub Syafii
    September 18th, 2008 at 4:50 pm

    wah mas ternyata sudah banyak menulis ya, kenapa gak pernah di publish. kayaknya kurang satu buku tuh…

    [Reply]

  2. Nurudin
    September 19th, 2008 at 12:52 pm

    Pak, saya belum punya buku no 1 - 4 lho, jadi………………..( hehehehehe……..tau kan maksudnya? ) ketauan banget ga pernah ‘dolan’ ke toko buku, sampai sampai ada buku bagus nda tahu.

    [Reply]

  3. nra
    December 10th, 2008 at 11:44 am

    wah…. udah banyak bukunya cak,
    teruslah berkarya …
    sayang gak bisa baca buku sampean dari sini,
    semoga ntar klo udah balik ke Indo bisa mampir ketoko buku buat beli.

    [Reply]

  4. Tatas Wicaksono
    February 20th, 2009 at 1:54 am

    waduw, ternyata salah satu pak bos saya ini, tidak sekedar belajar tp jg berkarya..
    bejibun jg tuh bukunya..:D

    semoga makin bermanfaat ya pak.. :)

    [Reply]

  5. naila
    December 21st, 2009 at 8:00 pm

    Makacih yaw dah masukin THAHARA di Internet ini n jgn lp knalan ma q key n slm2 bwt cmuanx n jgn lp bk Face Book q makacih yaw

    [Reply]

Leave a reply

Spam Protection by WP-SpamFree

Bahtiar HS

Engineer, pembaca, penulis, pencinta ilmu. Suami dari seorang istri dan Ayah dari 6 orang malaikat kecil.


Jajak Pendapat

Sorry, there are no polls available at the moment.

Ikuti posting terbaru

Tulis email Anda:

delivered by FeedBurner

Hari ini

Kalender Posting

September 2010
M T W T F S S
« Aug    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Bahtiar Bergerak


Internet Sehat

Blog Bahtiar

Flickr Bahtiar

39_sitou38_sicakep337_sicakep236_sicakep35_naskun34_beer33_anker32_kbgapi31_anker

Statistics

Sejak 17 Sep 2008

Chatting